Indonesia Digdaya

Indonesia Digdaya

Selasa (22/02) malam kemarin suasana di Warung Apresiasi (Wapres) Bulungan tampak lebih meriah dari biasanya. Beberapa nama musisi dan penyair dijadwalkan tampil. Malam itu di Wapres digelar acara bertajuk Indonesia Digdaya, yang diprakarsai Harry Tjahjono, seniman yang beberapa tahun terakhir aktif membuat gerakan anti korupsi dan memberikan dukungan pada KPK.

Dalam undangan yang disebar lewat grup WA, salah satu Ketua KPK dijadwalkan hadir. Tapi sayang, sampai acara dimulai yang bersangkutan tidak muncul.

Acara dimulai dengan pembacaan maklumat Indonesia Digdaya Tolak UU MD3 yang dibacakan oleh pembina Kelompok Penyanyi Jalanan (KPJ), Anto Baret. “Indonesia Digdaya dengan demikian menolak UU MD3 oleh karena itu tidak diperlukan lagi," kata Anto Baret membacakan penggalan maklumat.

 

Setelah itu tampil penyair Yoyik Lembayung yang membacakan puisi karyanya, yang terangkum dalam buku Sajak Orang Biasa. Selain Yoyik Lembayung, malam itu penyair Amin Kamil juga tampil dengan aksinya yang sangat mempesona.

Wartawan yang juga Ketua IWO (Ikatan Wartawan Online) Jodhi Yudono ikut tampil mendendangkan lagu karyanya. Juga ada penampilan musisi punk rock Bob Marjinal, dedengkot regae Indonesia Tony Q, dan tentu saja Kelompok Penyanyi Jalanan.

Sumber https://www.tabloidbintang.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *