ADITYA ANUGRAH MOHA: Ibu Korupsi Anak Masuk Bui

ADITYA ANUGRAH MOHA: Ibu Korupsi Anak Masuk Bui

Kasus Anggota Komisi XI DPR dari Fraksi Golkar Aditya Anugrah Moha yang mengaku telah menyuap Ketua Pengadilan Tinggi Sulawesi Utara Sudiwardono senilai SGD 100 ribu, selain tidak terpuji juga menimbulkan kegetiran ironi.

Betapa tidak?

Usai diperiksa penyidik di Gedung KPK, kepada Liputan6.com Aditya mengaku uang tersebut dia berikan agar ibunya, Marlina Moha Siahaan lepas dari jeratan hukum. Menurutnya, hal tersebut merupakan cara yang terbaik untuk membalas jasa sang ibu.

Marlina divonis bersalah dan dihukum lima tahun penjara oleh majelis hakim Pengadilan Tipikor Bengkulu. Marlina yang merupakan mantan Bupati Bolaang Mongondow itu mengajukan banding agar divonis bebas oleh pengadilan.

Aditya mengatakan pemberian uang kepada Sudiwardono itu dilakukan semata-mata demi berbakti pada Marlina, sang Ibu.

Sungguh alasan yang bisa dimengerti sekaligus dilematis–meskipun tidak serumit amsal buah simalakama yang bila dimakan bapak mati, tidak dimakan Ibu meninggal.

Siapapun paham, anak memang wajib berbakti kepada Ibu. Pemahaman tersebut membuat Aditya dengan sadar melakukan kesalahan menabrak dan melanggar hukum. Di sisi lain, hasrat mulia Aditya memenuhi kewajiban berbakti kepada Ibu itu oleh Ketua Pengadilan Tinggi Sulut Suwardiono disalahpahami sebagai peluang memperkaya diri.

Berbakti kepada Ibu dan berupaya hidup kaya sesungguhnya hal yang baik dan mulia. Sayangnya, perilaku koruptif mengakibatkan kebaikan dan kemuliaan tersebut berujung tragis  dan sia-sia. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *