Ridwan Kamil Kantongi Tiket Pilgub Jabar    

Ridwan Kamil Kantongi Tiket Pilgub Jabar    

 

Ketua Umum PPP Muhammad Romahurmuziy bersama Sekjen PPP Arsul Sani menyerahkan surat pernyataan dukungan kepada Ridwan Kamil dan Uu Ruzhanul Ulum, sebagai cagub dan cawagub Jawa Barat 2018, saat deklarasi dukungan di Kantor DPP PPP, Jakarta. — MI/Ramdani

SETELAH Partai NasDem dan PKB, kini giliran PPP yang mengusung Wali Kota Bandung Ridwan Kamil untuk maju jadi Gubernur Jawa Barat 2018-2022. Kang Emil–begitu ia disapa–­amat mungkin akan didam­pingi Bupati Tasikmalaya Uu Ruzhanul Ulum yang juga kader PPP.

Dilihat dari hasil Pemilu Legislatif (Pileg) 2014 di Jabar, jumlah kursi tertinggi di DPRD Jabar diraih oleh PDIP sebanyak 20 kursi.

Kemudian Golkar sebanyak 17 kursi, PKS 12 kursi, Demokrat 12 kursi dan Gerindra 11 kursi.

Partai lainnya yakni PPP memiliki 9 kursi, PKB 7 kursi, NasDem 5 kursi, PAN 4 kursi dan Hanura 3 kursi. Jika melihat jumlah kursi tersebut, hanya PDIP yang dapat mengusung calonnya sendiri tanpa bergabung dengan parpol lain.

Emil lega dengan deklarasi ini karena dirinya sudah mendapat tiket ke pilgub Jabar. Dia mengaku bersyukur menjadi bakal cagub yang pertama kali mengantongi tiket.

“Malam ini istimewa, saya dapat dukungan dari sahabat-sahabat PPP alhamdulilah Pak Sekjen sudah tanda tangan, Pak Romi (Ketua PPP Romahurmuziy), sudah tanda tangan. Intinya malam ini saya diberi SK,” kata Emil.

“Kenapa istimewa karena momentum hari ini menggenapi koalisi sebagai syarat untuk maju ke pilgub yaitu 20 kursi. Saya sudah didukung NasDem 5 kursi, PKB 7 kursi dan malam ini PPP 9 kursi. Alhamdulilah dengan begitu saya calon pertama yang kursinya sudah genap.’’

Emil juga mengaku lega proses komunikasinya selama ini lancar. Dia berharap bisa memenuhi janji politik yang ditekennya bersama partai pengusung.

“Saya menawarkan gagasan dan cara yang baik dan itu yang dipahami PPP maka pesan pembangunan tanpa diminta akan saya laksanakan sehingga komitmen Jabar yang maju, yang adil dan makmur itu bisa saya bawa dengan koalisi,” katanya.

Emil pun mengucapkan terima kasih atas dukungan yang diberikan PPP.

Dia berharap bisa membawa amanah partai pengusungnya itu hingga menjabat sebagai Gubernur Jabar periode 2018-2022.

Untuk pilgub Jawa Timur, PPP lebih condong untuk mendukung Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa.

“Untuk Jawa Timur kita sudah memastikan dukungan PPP ke depan pekan ini dan kita akan mengumumkannya rencananya bersama-sama dengan beberapa partai,” kata Romi.

PPP pilih Khofifah karena didukung kiai seperti dari Pondok Pesantren Salafiyah Syafiyah ,Situbondo, Ponpes Sidogiri Pasuruan, dan juga Ponpes Tebu Ireng Jombang. Untuk wagub Jatim juga sedang digodok. (Gol/Ant/P-2)

SUMBER mediaindonesia.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *