Harry Tjahjono Penulis Setelah satu bulan menyerap “energi gaib” kampung halaman, saya merasa harus menulis cerita berlatar sejarah Madiun. Bukan cerita sejarah, melainkan sekadar berlatar sejarah, yang membebaskan imajinasi saya untuk  “menciptakan” karakter-karakter tokoh dan “merekonstruksi” bangunan riwayat serta peristiwa-peristiwa yang mereka alami. Saya memberinya judul NARASOMA Pewaris Tlatah Wilis.Read More →

Harry Tjahjono Penulis Selasa, 12 April 2018, di Waroeng Kopi, Grand Indonesia, sambil ngopi dan makan siang, saya dan Butet Kartaredjasa “terkondisikan” ngobrol serius  soal drama dengan Cobina Gillit, Ph.D. Maklum, Cobina adalah seorang dramaturg, ahli seni drama, penulis dan peneliti teater, juga Assistant Professor Theatre and Performance, State UniversityRead More →

Genap dua minggu “nruthus” di Madiun, saya tersodok gelora optimisme sekaligus ditikam pisau pesimistik oleh gairah seni budaya serta “nasib” seniman dan pekerja budaya di Kota Gadis yang tengah bermetamoforsa jadi Kota Karismatik. Saya terkesan oleh kerja budaya yang sangat keras Mas Herutomo menciptakan galeri ranting di lahan seluas satuRead More →